Memanipulasi Kekurangan Ruangan

Sebuah ruangan terkadang tercipta kurang sempurna, sehingga kita merasa tidak nyaman berada di dalamnya. Saat berada di dalam ruangan tersebut , kita bisa merasakan ada yang kurang ‘pas’, dalam artian ruangan yang terlalu rendah, terlalu tinggi, terlalu sempit, atau bahkan terlalu luas.

Untuk menghindari ketidaksempurnaan tersebut, tidak perlu membongkar struktur atau merenovasi ulang, cukup diakali dengan penataan ruangan yang menghadirkan efek psikologis sehingga kekurangan ruangan dapat dimanipulasi sedemikian rupa.

A. Ruangan terlalu rendah

Ruangan yang terlalu rendah menimbulkan rasa tertekan atau terintimidasi. Untuk menghindarinya :

  • Aplikasikan elemen interior yang mengandung garis vertical, karena akan memberikan kesan tinggi pada ruangan
  • Gunakan warna terang untuk finishing plafon namun berkesan dingin, misalnya warna putih atau biru muda
  • Gunakan material penutup lantai yang mengkilap (glossy), sehingga akan memantulkan benda yang ada di atasnya dan ruangan akan terkesan tinggi
  • Hindari menempatkan lampu gantung terutama yang berukuran besar
  • Letakkan perabot (lemari atau rak) yang warnanya mendekati atau sama dengan warna finishing dinding sehingga permukaan dinding tidak terkesan ditutup
  • Pilih meja yang berkaki rendah
  • Gunakan lampu sorot yang menyinari dinding dengan arah sinar dari bawah agar dinding terasa lebih tinggi

B. Ruangan terlalu tinggi

Ruangan yang tinggi memang akan terasa luas, namun akan terasa formal dan kurang bersahabat.

  • Memanipulasi ruangan yang tinggi antara lain dengan menggunakan elemen interior yang mengandung garis horizontal. Karena akan membuat ruangan terasa rendah
  • Hindari penggunaan elemen yang mengandung garis vertical. Karena akan semakin member kesan tinggi pada ruangan
  • Gunakan warna cat yang lebih gelap dari warna cat dinding
  • Gunakan cat pada bagian atas dinding dengan warna yang sama dengan warna plafon, secara psikologis akan membuat dinding terkesan rendah
  • Buat permainan pada plafon misalnya dengan memberikan tekstur atau memainkan tinggi rendah plafon
  • Gunakan jendela yang lebarnya lebih besar dibandingkan dengan tingginya

C. Ruangan terlalu dingin

  • Tempatkan furniture dengan warna-warna kayu karena dapat memberikan kesan hangat
  • Gunakan warna-warna hangat pada dinding dan penutup lantai
  • Tutup lantai dengan menggunakan karpet
  • Tempatkan tanaman dalam ruangan. Warna hijau tanaman akan membuat ruangan terasa lebih alami sehingga dapat mengurangi kesan dingin pada ruangan

D. Ruangan terlalu sempit

Ruangan yang terlalu sempit dan kecil akan membuat ‘sumpek’ penghuni di dalamnya.

  • Hindari menempatkan perabot yang terkesan berat
  • Gunakan perabot dengan kaki yang ramping, atau pilih perabot yang terkesan ‘melayang’
  • Pilih warna terang untuk finishing dinding, lantai dan plafon
  • Jangan terlalu banyak menggunakan warna karena akan membuat ruangan terasa semakin ‘penuh’
  • Pasang cermin yang besar pada ruangan, karena dapat memberikan kesan yang luas pada ruangan
  • Beri bukaan yang banyak dan lebar pada ruangan
  • Tempatkan lemari atau rak yang rendah
  • Hindari menempatkan asesoris atau benda-benda dekoratif yang terlalu banyak
  • Ambalan yang menggantung akan lebih tepat diletakkan pada ruangan yang sempit, dibandingkan dengan menempatkan lemari pajangan dalam ruangan
  • Pilih perabot dengan warna yang senada dengan dinding

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s